Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) Berikan Dampak Positif bagi Perkembangan Usaha Ultra Mikro di Indonesia #7TahunPIPTumbuhkanUMi

5 Juli 2024
Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) Berikan Dampak Positif bagi Perkembangan Usaha Ultra Mikro di Indonesia #7TahunPIPTumbuhkanUMi Ketua dan Anggota Dewan Pengawas PIP dan Direktur Utama PIP bersama anak yatim Yayasan Al Wathoniyah 20

Jakarta, 5 Juli 2024 – Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sejak tahun 2017 telah menunjukkan dampak signifikan bagi peningkatan ekonomi para pelaku usaha ultra mikro di Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari kelompok ekonomi bawah.

Untuk itulah, PIP hadir memberikan pembiayaan yang mudah dan cepat bagi para pelaku usaha ultra mikro agar para pelaku usaha ultra mikro terhindar dari jeratan rentenir atau pinjaman online yang marak berkembang belakangan ini.

“Hingga tahun 2024, program UMi telah berhasil menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 10 juta pelaku usaha dengan total nilai hampir mencapai 40 triliun rupiah, serta menjangkau 510 Kabupaten/Kota atau mencapai 99 persen dari total 514 Kab/Kota di seluruh Indonesia.” ujar Ismed Saputra, Direktur Utama PIP.

“Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.” lanjutnya.

Meski demikian, refleksi dan upaya perluasan layanan tetap menjadi prioritas agar seluruh kabupaten/kota di Indonesia dapat terlayani dan manfaat program ini semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Saat ini PIP juga telah melaksanakan berbagai macam kerja sama dengan beberapa pihak. Kerja sama tersebut dilakukan diantaranya dalam rangka menguatkan sinergi dan kolaborasi antar program dan antar lembaga, serta peningkatan program pemberdayaan yang menjadi kunci dalam mencapai target penyaluran pembiayaan kepada minimal 2,2 juta pelaku usaha ultra mikro pada tahun 2024. 

Program pembiayaan UMi tidak hanya memberikan layanan pembiayaan untuk modal usaha, tetapi juga berupaya meningkatkan pemberdayaan agar manfaat dan dampak positifnya semakin nyata bagi pelaku usaha.

"Meskipun capaian penyaluran telah melebihi target yang tercantum dalam RPJMN Tahun 2020-2024, kita harus terus melakukan refleksi sebagai bagian dari upaya introspeksi mengenai apa yang telah kita lakukan dan apa yang masih harus kita lakukan untuk menjalankan tugas serta meningkatkan manfaat atau dampak Pembiayaan UMi bagi masyarakat luas." ujar Astera Primanto Bhakti, Direktur Jenderal Perbendaharaan dalam sambutannya.

“Kami berharap kerja keras PIP yang sudah dibangun bisa semakin ditingkatkan agar target penyaluran, output, serta outcome dari Pembiayaan UMi tersebut bisa dicapai dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” lanjut Astera.

Pada acara peringatan ulang tahun yang ke-7 ini, PIP mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian makan dan sembako gratis kepada kaum dhuafa, serta mengundang anak yatim untuk berbagi kebahagiaan dan rasa syukur atas pencapaian yang telah dihasilkan selama 7 tahun terakhir. 

Dengan semangat "Menjangkau Yang Belum Tersentuh", PIP terus berkomitmen untuk melayani UMKM yang belum bisa mengakses pembiayaan formal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia.