Dorong Koperasi Maju, Dekopinda Denpasar dan PIP Gelar FGD Permodalan Koperasi dalam Peringatan Hari Koperasi ke-77

11 Juli 2024
Dorong Koperasi Maju, Dekopinda Denpasar dan PIP Gelar FGD Permodalan Koperasi dalam Peringatan Hari Koperasi ke-77 Tonny W Poernomo, Kadiv Penyaluran Pembiayaan II PIP memberikan sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) pada acara tersebut.

Denpasar – Menyambut Hari Koperasi Nasional ke-77, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang permodalan dan penjaminan kredit bagi koperasi. Acara yang digelar pada tanggal 10 Juli 2024 di Gedung Wanita Santhi Graha ini dihadiri oleh 120 koperasi, melebihi target awal 100 koperasi, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.

FGD ini menghadirkan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang membahas mengenai Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebagai solusi permodalan bagi koperasi. PT Jamkrida Bali Mandara juga turut hadir untuk memberikan sosialisasi mengenai penjaminan kredit. Ketua Dekopinda Kota Denpasar, I Nyoman Sudarsa, SE, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas dukungan program PIP dan berharap koperasi dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik.

"Kami ingin menjalankan tiga fungsi utama, yaitu fasilitasi, edukasi, dan advokasi. Pemerintah perlu berani menyatakan koperasi yang tidak aktif dan memfokuskan pada yang aktif agar bisa lebih berkembang," lanjut Sudarsa.

Selain FGD, Dekopinda Kota Denpasar juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan sejak Januari, termasuk sertifikasi pengurus dan pengawas koperasi terkait regulasi terbaru. Ke depan, Dekopinda merencanakan kegiatan sosial berupa bersih-bersih dan penanaman pohon pada tanggal 12 Juli di Padanggalap.

Puncak acara peringatan Hari Koperasi ke-77 di Kota Denpasar akan diadakan pada tanggal 26-28 Juli  2024 dengan berbagai kegiatan, termasuk jalan santai dan Rapat Anggota Tahunan (RAT). 

Melalui sosialisasi dan FGD ini, diharapkan koperasi di Denpasar dapat meningkatkan pemahaman mereka mengenai pengelolaan keuangan, manajemen risiko, dan tata kelola koperasi yang baik. Penguatan kelembagaan ini diharapkan dapat membuat koperasi lebih mandiri dan berkelanjutan.