- Beranda
- Profil
- Layanan
- Data & Publikasi
- Informasi Publik
- Tautan
- Kontak Kami
Dir Kerjasama Pendanaan dan Pembiayaan (Muh Yusuf) dan Direktur Pascasarjana UNSOED (Imam) didampingi oleh DirjenPerbendaharaan, Rektor UNSOED, Sekretaris DJPB, dan Dirut PIP dalam penandatanganan PKS antara PIP dan Pascasarjana Unsoed
Purwokerto - Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menandatangani Nota Kesepahaman pada Sabtu (03/08/2024). Acara yang berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman ini bertujuan memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan, Rektor UNSOED, Wakil Rektor UNSOED, Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktur SITP, Kepala Kantor Wilayah DJPB Provinsi Jawa Tengah, serta para pejabat lingkup DJPB dan UNSOED.
Sebagai bagian dari kerjasama ini, PIP bersama UNSOED meluncurkan Program Kampung UMi, yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan intensif. Program ini akan dikelola oleh Pascasarjana UNSOED, yang sebelumnya sukses memberdayakan pelaku usaha klaster madu klanceng melalui Program Kampung Madani PNM.
Program Kampung UMi bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pendekatan berbasis komunitas. Lebah klanceng, yang mampu menghasilkan madu konsisten setiap bulan, diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi signifikan kepada pelaku usaha UMi, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per bulan.
“Tahun ini kita menambah lokasi dan target pelaku usaha yang menerima manfaat Program Kampung UMi, yaitu di Desa Langonsari dan Desa Pager Aji Purwokerto dengan total 200 pelaku usaha,” tutur Ismed Saputra, Direktur Utama PIP.
Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi antar lembaga terkait dalam memaksimalkan sumber daya untuk mencapai visi dan misi bersama, serta mendukung sinergi kelembagaan lainnya. Program-program seperti Kampung UMi dan Kampung Madani PNM diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat lokal, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dari segi pengetahuan dan keterampilan.
Kesepakatan ini berlaku untuk jangka waktu lima tahun dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas dan pencapaian tujuan yang telah disepakati. Kerjasama ini menunjukkan komitmen para pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program berkelanjutan yang berorientasi pada pemberdayaan komunitas.