Sinergi PIP dengan Pemprov Kalimantan Selatan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

11 September 2024
Sinergi PIP dengan Pemprov Kalimantan Selatan Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Ismed (kiri) dan Roy Rizali Anwar (kanan) dalam penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara PIP dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Banjarmasin – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) pada acara yang berlangsung hari Selasa (11/09) di Gedung Auditorium K.H. Idham Khalid, Banjarmasin, Ismed Saputra, Direktur Utama PIP menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemprov Kalsel yang diwakili oleh Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sejak program pembiayaan UMi digulirkan pada tahun 2017 hingga akhir Agustus 2024, PIP telah berhasil menjangkau 10,78 juta pelaku usaha ultra mikro di 510 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia melalui kerjasama dengan 87 Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). Total nilai penyaluran pembiayaan UMi telah mencapai Rp 41,62 triliun. Selain memberikan pembiayaan, PIP juga aktif menjalankan program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan penyalur pembiayaan, melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.

PIP bersama Pemprov Kalsel optimis bahwa serangkaian kolaborasi strategis ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Sinergi antara PIP dan Pemprov Kalsel menjadi salah satu kunci utama dalam memperluas cakupan pembiayaan UMi. Pemerintah Daerah memiliki peran penting dalam mengembangkan ekonomi daerah, terutama melalui peningkatan kapasitas UMKM dan penguatan LKBB sebagai penyalur UMi di wilayahnya.

"Saat ini, telah dilakukan asesmen terhadap Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera (KJP CPS) untuk menjadi penyalur pembiayaan UMi di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Diharapkan dengan hadirnya KJP CPS ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan pembiayaan formal yang ramah dan bersahabat bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Kalimantan Selatan," ujar Ismed.

Dengan hadirnya Koperasi ini, diharapkan akses pembiayaan UMi semakin luas, sehingga pelaku usaha mikro dapat memperoleh modal usaha secara mudah dan terjangkau. Pemprov Kalsel dipandang memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan PIP dalam memperluas akses pembiayaan Ultra Mikro. 

Selain penandatanganan kerjasama, acara ini juga menyelenggarakan bimbingan teknis kepada koperasi-koperasi potensial di Kalimantan Selatan yang berpeluang menjadi penyalur pembiayaan UMi. Kehadiran koperasi sebagai penyalur pembiayaan ini sangat penting dalam memastikan inklusivitas akses kredit bagi UMKM, sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat sektor ekonomi rakyat.

Kerjasama antara PIP dan Pemprov Kalsel mencakup beberapa ruang lingkup, termasuk:

  • Peningkatan kapasitas Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam sebagai penyalur UMi.
  • Peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai penyalur pembiayaan UMi.
  • Program pemberdayaan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, inkubasi usaha, hingga pemberdayaan berbasis komunitas.
  • Penguatan peran Pemprov Kalsel sebagai koordinator antara Pemkab/Pemkot di wilayah Kalimantan Selatan untuk meningkatkan inklusivitas penyaluran pembiayaan UMi.

Dengan sinergi yang kuat antara PIP dan Pemprov Kalsel, diharapkan potensi ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.