Treasury Goes to Campus 2024: Ajak Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) 'Bedah' APBN dan Kas Negara

12 September 2024
Treasury Goes to Campus 2024: Ajak Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) 'Bedah' APBN dan Kas Negara Treasury Goes to Campus 2024 ajak mahasiswa Polsri dan UMKM belajar pengelolaan APBN, kas negara, dan akses pembiayaan UMi untuk UMKM.

Palembang – Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan negara di kalangan generasi muda, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) bersama Direktorat Pengelolaan Kas Negara (PKN) dari Kementerian Keuangan menyelenggarakan program Treasury Goes to Campus (TGC) di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Palembang pada hari Kamis (12/09). Dengan mengusung tema “Berani Bermimpi, Terus Menginspirasi”, acara ini menyasar mahasiswa jurusan DIV Akuntansi Publik dan DIII Akuntansi, para pengajar, serta pelaku UMKM binaan Kanwil DJPb dan UMKM sekitar kampus Polsri.

TGC 2024 bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa tentang bagaimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dikelola, serta bagaimana kas negara dioperasikan untuk membiayai program-program pemerintah.

"Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus memahami bagaimana negara mengelola keuangannya. Pengetahuan ini akan membekali mereka untuk membuat keputusan strategis dan berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi nasional," ujar Rahmadi Murwanto, Kepala Kantor Wilayah DJPb Sumatera Selatan dalam sambutannya.

Acara ini bukan hanya tentang teori keuangan negara. Mahasiswa dan peserta juga diajak untuk berdiskusi langsung mengenai APBN dan kas negara, di mana para peserta dibimbing untuk memahami mekanisme pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel. Materi yang disampaikan mencakup bagaimana uang negara dikelola, dari pengumpulan pajak hingga belanja negara, serta bagaimana kas negara diatur agar tetap stabil dalam mendukung kebutuhan ekonomi Indonesia.

Selain memberikan wawasan kepada mahasiswa, Treasury Goes to Campus juga turut memberikan dampak nyata kepada UMKM. PIP dan DJPb memfasilitasi pelatihan dan pendampingan terkait legalitas usaha kepada pelaku UMKM yang turut hadir dalam acara tersebut, menjadi langkah strategis untuk membantu UMKM formal, yang sering kali terkendala dengan legalitas dan administrasi, dalam mengakses pembiayaan. Terutama melalui program Ultra Mikro (UMi), yang diharapkan menjadi solusi pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi usaha mikro.

Melalui program TGC, PIP dan DJPb menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada pengelolaan keuangan negara, tetapi juga memastikan bahwa generasi muda dan pelaku UMKM mendapatkan edukasi yang mereka butuhkan untuk berkembang. "Literasi keuangan negara adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang melek anggaran dan paham akan peran strategis pemerintah dalam pengelolaan kas negara," tambah Rahmadi.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor UMKM, acara ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada para peserta untuk memahami dan ikut serta dalam pengelolaan keuangan negara. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun generasi yang berwawasan luas serta mempersiapkan pelaku UMKM agar lebih kompetitif di tengah persaingan ekonomi yang terus berkembang.

Treasury Goes to Campus tidak hanya sekadar program edukasi, tetapi juga bentuk komitmen berkelanjutan DJPb untuk memperkuat literasi keuangan negara di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha mikro.