PIP dan Adaide Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Pelestarian Tenun Tradisional di NTT

1 Oktober 2024
PIP dan Adaide Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Pelestarian Tenun Tradisional di NTT Kampung UMi Klaster Tenun di Kabupaten Kefamenanu, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur

Kefamenanu - NTT – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) bekerja sama dengan Adaide Indonesia (Ada Impact) secara resmi meluncurkan program inovatif Kampung UMi Klaster Tenun di Kabupaten Kefamenanu, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (19/09). Program yang bertujuan memberdayakan perempuan pengusaha ultra mikro (UMi) di lima desa dengan pelatihan keterampilan tenun tradisional dan akses pembiayaan, sekaligus melestarikan budaya warisan leluhur.

Dimulai sejak Agustus 2024, inisiatif ini menjangkau 163 perempuan di Desa Kiusili, Tautpah, Nian, Tatenfah, dan Fafinesu. Melalui dukungan intensif selama empat tahun, para peserta dilengkapi keterampilan dasar menenun, literasi keuangan, dan bantuan peralatan untuk menunjang usaha mereka. Direktur Utama PIP, Ismed Saputra, menyampaikan bahwa Kampung UMi Klaster Tenun merupakan program inklusif yang memberikan keterampilan praktis sekaligus akses pembiayaan agar perempuan di NTT mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mereka.

"Program ini tidak sekadar pelatihan, tetapi sebuah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian perempuan di daerah ini," ujar Ismed Saputra, Dirut PIP, yang ditemui pada kesempatan berbeda.

Sejak peluncuran hingga Oktober 2024, program ini telah berhasil mencapai beberapa pencapaian penting, di antaranya:

  • Pelatihan Tenun Dasar: Para peserta mendapatkan pelatihan penggulungan dan pembentangan benang serta teknik tenun yang rapi dari lima maestro tenun lokal.
  • Pemberian Alat dan Bahan Tenun: Sebanyak 365 alat tenun didistribusikan ke para peserta sesuai kebutuhan mereka untuk mendukung produktivitas.
  • Pelatihan Pewarnaan Alami: Para perempuan belajar cara mewarnai benang dengan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, memperkuat nilai ekologis dalam proses pembuatan kain tenun.
  • Literasi Keuangan: Peserta juga mendapatkan pelatihan manajemen keuangan yang esensial untuk memajukan usaha mikro mereka.

Pengrajin kain tenun dari Program Kampung UMi Klaster Tenun, NTT

Program Kampung UMi Klaster Tenun ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pendapatan perempuan di NTT, tetapi juga turut menjaga kelestarian budaya tenun serta mendukung perekonomian daerah.