- Beranda
- Profil
- Layanan
- Data & Publikasi
- Informasi Publik
- Tautan
- Kontak Kami
Isemd saputra, Dirut PIP (kiri) bersama Dirut PT BAV (kanan) dalam penandatanganan akad perjanjian pembiayaan
Jakarta – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan PT Bahana Artha Ventura (BAV) resmi menandatangani akad pembiayaan ultra mikro senilai Rp30 miliar pada (21/02) di Kantor PIP, Jl. Dr. GSSJ Ratulangi, Jakarta Pusat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia dan mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif.
Dalam acara yang berlangsung di kantor PIP, kerja sama ini ditargetkan dapat menjangkau setidaknya 12.190 debitur dari berbagai sektor usaha mikro. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung pengembangan usaha kecil yang masih minim akses terhadap pembiayaan, terutama di sektor produktif yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.
Direktur Utama PIP, Ismed Saputra, menegaskan bahwa sinergi dengan BAV ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi tantangan pembiayaan yang sering dihadapi pelaku usaha ultra mikro. “Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem usaha mikro serta mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT BAV menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga meliputi pendampingan bagi para pelaku usaha mikro agar dapat berkembang lebih optimal. “Pembiayaan UMi ini akan difokuskan pada sektor-sektor potensial yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk memberikan akses pembiayaan yang tepat guna, sehingga pelaku usaha dapat berkembang dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan,” ungkapnya.
Dengan adanya akad pembiayaan ini, PIP dan BAV berharap dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro untuk naik kelas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui inklusi keuangan yang lebih luas.