PIP Dukung Penguatan Kontribusi UMKM terhadap Ekonomi Indonesia

14 April 2022
PIP Dukung Penguatan Kontribusi UMKM terhadap Ekonomi Indonesia PIP Dukung Penguatan Kontribusi UMKM terhadap Ekonomi Indonesia

JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penyumbang produk domestik bruto (PDB) nasional memiliki peran penting bagi pemulihan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Maret 2021, jumlah UMKM di Tanah Air telah mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun.

Guna mendukung penguatan kontribusi, sekaligus mengembangkan daya saing pelaku usaha UMKM, khususnya usaha mikro, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan menyalurkan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) kepada 2 juta debitur baru tahun ini.

Direktur Utama PIP Ririn Kadariyah mengungkapkan target tersebut ditetapkan melihat kondisi ekonomi nasional yang mulai bangkit dan juga mempertimbangkan pencapaian tahun 2021 yang luar biasa.

Pada 2021 lalu, PIP berhasil mencetak 1,5 juta debitur baru secara nasional dengan total penyaluran UMi mencapai Rp7,3 triliun.

"PIP berharap ada peningkatan jumlah debitur baru dan nilai penyaluran pembiayaan UMi, mengingat manfaat dari pembiayaan UMi dalam membantu usaha masyarakat," ujar Ririn. (contoh kutipan diambil dari acara PIP di Pegadaian Luwu 28/12).

Seperti diketahui, selama pandemi berlangsung, banyak usaha mikro yang harus menutup usahanya karena merugi.

Survei Badan Pusat Statistik 2020 menunjukkan sekitar 69,02 persen UMKM mengalami kesulitan permodalan di saat pandemi Covid-19.

Kini, ketika ekonomi membaik mereka tentunya membutuhkan modal untuk kembali bangkit.

Menurut Ririn, PIP sendiri akan terus memperbanyak mitra penyalur UMi pada tahun ini. Sejalan dengan itu, PIP akan memperkuat pelatihan dan pendampingan bagi debitur.