- Beranda
- Profil
- Layanan
- Data & Publikasi
- Informasi Publik
- Tautan
- Kontak Kami
Kelola Keuangan, Agar Bisnis Kian Optimal
Indonesia memiliki lebih dari 64 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM dengan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh sektor tersebut lebih dari 177 juta. Menariknya, mayoritas atau lebih dari 90% dari pelaku UMKM di Indonesia adalah pelaku usaha mikro.
Dengan kata lain, pelaku usaha mikro (UMi) menjadi salah satu motor penggerak bagi perekonomian nasional. Hanya saja, satu kendala yang acapkali dihadapi pelaku usaha mikro dalam upaya memperluas usahanya adalah kapasitas dalam mengelola keuangan.
Padahal, aspek tata kelola keuangan ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana usaha yang ditekuni berkembang dan memberikan hasil maksimal.
Dikutip dari jurnal.id, mengelola atau manajemen keuangan merupakan suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu bisnis. Di dalamnya termasuk kegiatan perencanaan, analisis, serta pengendalian terhadap kegiatan keuangan.
Selain itu, manajemen keuangan juga dapat diartikan sebagai seluruh aktivitas atau kegiatan bisnis yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dengan cara meminimalkan biaya serta upaya penggunaan dan pengalokasian dana secara efisien dalam memaksimalkan nilai bisnis.
Kegiatan keuangan tidak saja berlangsung pada bagian atau fungsi keuangan saja, tetapi juga pada bidang atau fungsi bisnis lainnya. Namun pada bidang keuangan, pada umumnya kegiatan keuangan lebih bersifat strategis.
Bagi pelaku UMKM, pengelolaan keuangan sangat penting setidaknya untuk mengetahui sejumlah hal. Pertama, kegiatan pendanaan atau pembelanjaan. Bagian ini mengatur bagaimana cara dan dari mana bisnis akan memperoleh dana.
Kedua, investasi yakni memikirkan bidang-bidang investasi mana saja yang paling menguntungkan untuk menanamkan dana yang terkumpul dalam bisnis, dan ketiga pembagian keuntungan untuk mengukur aspek keuangan mana saja yang dapat ditarik sebagai bagian keuntungan dan mana yang perlu untuk diinvestasikan atau dibelanjakan lagi.
Agar pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM, terutama bisnis mikro dapat lebih optimal, dapat mempertimbangkan hal sebagai berikut:
Dengan langkah-langkah itu, harapannya pelaku UMKM bisa lebih optimal dalam menghitung setiap potensi dari aktivitas usaha yang ditekuni. Bahkan, dengan pengelolaan keuangan yang baik, dapat memudahkan pelaku usaha untuk mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.