Pusat Investasi Pemerintah Ramaikan Djakarta Ramadhan Fair 2024

18 Maret 2024
Pusat Investasi Pemerintah Ramaikan Djakarta Ramadhan Fair 2024 PIP menghadirkan kelas merajut dalam gelaran Djakarta Ramadhan Fair 2024

Jakarta, 18 Maret 2024 – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) turut meramaikan Djakarta Ramadhan Fair (DRF) 2024 yang mengusung tema "Muda Kreatif dan Bermanfaat". Acara ini berlangsung dari tanggal 15-20 Maret 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta.

DRF 2024 tidak hanya menjadi pesta seni dan budaya lokal, tetapi juga menjadi panggung bagi ratusan UMKM di Indonesia. PIP berpartisipasi dalam acara ini dengan menampilkan produk-produk debitur UMi, seperti Pisang Gunana, Redsoga Ecoprint, Kopi Yono, Kopi Roro Mendut, Nadeeva Collection, Gegaen Lima Craft, Galleriks, Minyak Ganapathi, Z&T Craft, dan Emping Melinjo.

Selain itu, PIP juga mengajak debitur UMi untuk ikut berjualan dan memberikan workshop merajut. Workshop ini dilaksanakan oleh Ibu Minarni selaku pemilik Galleriks pada tanggal 16-17 Maret 2024. Tujuan dari workshop ini adalah untuk mendorong kreativitas masyarakat dan memperkenalkan PIP secara lebih luas.

Dalam rangka memperluas Program Pembiayaan UMi, PIP juga menyediakan konsultasi seputar program tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa DRF 2024 diharapkan dapat menjadi wadah bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Jakarta.

"Keberhasilan DRF 2024 akan diukur dari tingkat inovasi kreatifnya. Para 250 peserta eksibisi diharapkan mendapatkan akses permodalan, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), sertifikasi BPOM, dan manfaat lainnya yang dapat dirasakan secara langsung. Dengan demikian, DRF 2024 tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga wadah bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Jakarta,” tutur Sandiaga.

Antusiasme para pengunjung yang tinggi terhadap DRF 2024 menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan di Indonesia semakin kuat.

"Keikutsertaan PIP dalam DRF 2024 merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung UMKM Indonesia, khususnya para debitur UMi, untuk berkembang dan naik kelas." ujar Ismed Saputra, Direktur Utama PIP.

Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, UMKM Indonesia diharapkan dapat terus maju dan berkembang, sehingga mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.